INFO
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.
Kesehatan 5 min read Juli 22, 2020

Moms, Ketahui 5 Fakta Anencephaly Terjadi pada Bayi Berikut Ini

Admin
Admin Author

Anencephaly biasanya penyakit ini dialami oleh bayi yang baru lahir. Penyakit ini membuat bayi ketika dilahirkan sudah tidak bernyawa ataupun hanya bisa bertahan hidup selama beberapa hari saja. Hal ini mengarah pada cacat lahir pada sebagian otak tidak terbentuk dengan sempurna. Tabung saraf pembentuk otak tidak menutup ketika usia kehamilan hari ke 28, sehingga bagian otak tidak terbentuk dengan sempurna. Berikut ini faktanya.

Cacat Tabung Saraf

Ketika usia kehamilan ke 28 hari, seharusnya tabung saraf janin menutup dan melanjutkan perkembangan sarafnya. Janin yang mengalami kelainan tidak menutupnya tabung saraf, maka dapat mengakibatkan terpapar oleh cairan ketuban. Tabung saraf inilah yang akan berkembang menjadi lapisan sel saraf otak, tengkorak, sumsum tulang belakang, dan berbagai jaringan lainnya. Jika tabung saraf ini sampai tidak tertutup, maka cairan ketuban bisa memapar. Paparan air ketuban ini membuat jaringan sel menjadi rusak, bahkan hancur. Oleh sebab itulah tergolong cacat tubuh saraf.

Terlahir Tanpa Bagian Otak

Anencephaly ini menyebabkan bayi yang terlahir nanti tanpa bagian otak. Tulang tengkoraknya pun tidak dimiliki. Bahkan sebagian otak yang masih ada tidak terbungkus dengan tulang ataupun kulit.

Kelainan Genetik dari Warisan Orang Tua

Kelainan yang terjadi diakibatkan warisan genetik dari orang tua. Apabila pasangan suami istri pernah melahirkan bayi dengan kasus cacat lahir seperti tersebut, maka berpotensi lebih besar untuk melahirkan bayi dengan kasus yang sama.

Kecil Kemungkinan Bertahan Hidup

Semua makhluk hidup dikendalikan oleh jaringan saraf tubuh yang ada di otak. Tidak adanya otak akan mengakibatkan tubuh kesulitan berpikir, saraf penglihatan pun tidak bekerja dengan optimal, mendengar, hingga susah bergerak secara sempurna. Sebagian organ juga menjadi cacat karena tidak mampu difungsikan sebagaimana mestinya.

Hindari dengan Mencukupi Asam Folat

Belum bisa dipastikan penyebab dari penyakit ini. Akan tetapi, kekurangan asam folat atau dengan nama lain vitamin B9  ini bisa meningkatkan kemungkinan cacat saraf. Selain itu penggunaan obat ketika hamil juga meningkatkan kemungkinan resiko cacat saraf.

Sebaiknya untuk menghindari hal-hal buruk yang tidak diinginkan dengan mempersiapkan kehamilan. Persiapan bisa dilakukan dengan memenuhi nutrisi yang mencukupi. Buah, sayuran, dan daging sangat diperlukan. Hindari berat badan yang obesitas karena berpeluang hamil janin dengan kelainan seperti anencephaly . Jaga kesehatan, pola hidup yang sehat, dan rutin ke dokter secara berkala apabila sedang hamil.