Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Rakyat (DPD GR) bersama DPC GR Kotawaringin Timur kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat melalui aksi sosial yang penuh makna. Sabtu (7/3/2026), organisasi ini menggelar pembagian takjil gratis kepada para pengguna jalan di jalur protokol kota. Kegiatan ini bukan sekadar pemberian makanan untuk berbuka puasa, tetapi menjadi simbol empati, solidaritas, dan upaya Gerakan Rakyat untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus memperkenalkan peran positif organisasi dalam kehidupan sosial.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan kolaborasi erat dengan pengurus tingkat kecamatan, termasuk DPC GR Baamang dan DPC GR Ketapang. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan distribusi takjil sekaligus menjadikan kegiatan sebagai sarana sosialisasi Gerakan Rakyat kepada warga setempat. Ketua DPD GR Kotawaringin Timur, M. Mustofa, menekankan bahwa pembagian takjil bukan hanya aksi sosial semata, melainkan bagian dari strategi organisasi untuk membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
“Tahun ini, kami melaksanakan pembagian takjil bekerja sama dengan DPC GR Baamang dan Ketapang. Kegiatan ini menyasar pengguna jalan di jalur protokol dan menjadi bagian dari program kami untuk memperkenalkan Gerakan Rakyat kepada masyarakat Kotim, sekaligus menunjukkan kepedulian kami kepada warga,” ujar Mustofa, dikutip Senin (9/3/2026).
Meski lokasi kegiatan berada di jalur padat arus lalu lintas, pembagian takjil berlangsung tertib dan lancar. Para relawan yang bertugas sigap dan ramah, membuat para pengendara merasa nyaman saat menerima takjil. Banyak pengendara yang tidak hanya mengambil takjil, tetapi juga menyampaikan apresiasi, doa, dan aspirasi mereka. Hal ini menunjukkan bahwa aksi sosial seperti ini menjadi media interaksi langsung antara masyarakat dan organisasi, sekaligus membangun kesan positif yang mendalam terhadap Gerakan Rakyat.
Seorang pengendara yang melintas mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan ini. “Saya ucapkan terima kasih dan merasa terbantu dengan adanya pembagian takjil ini. Ini sangat bermanfaat bagi kami yang sedang melakukan perjalanan saat menjalankan ibadah puasa,” ujarnya. Ungkapan sederhana ini menjadi bukti bahwa kegiatan sosial Gerakan Rakyat mampu menyentuh hati masyarakat, sekaligus meninggalkan kesan positif yang melekat di benak publik.
Mustofa menegaskan bahwa kegiatan pembagian takjil akan menjadi program rutin DPD GR Kotim setiap bulan Ramadan. “Aksi sosial ini bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga strategi kami untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat. Dengan kegiatan ini, warga dapat mengenal Gerakan Rakyat secara langsung dan memahami nilai-nilai yang kami perjuangkan,” jelasnya.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa Gerakan Rakyat tidak hanya hadir di ranah politik atau organisasi semata, tetapi aktif membangun kepedulian sosial. Pembagian takjil menjadi simbol kepedulian, empati, dan tanggung jawab organisasi terhadap masyarakat, serta membuktikan bahwa Gerakan Rakyat hadir untuk masyarakat, bukan hanya untuk kepentingan internal.
Kolaborasi dengan pengurus tingkat kecamatan menjadi strategi penting dalam menjangkau lebih banyak warga. Dengan melibatkan pengurus lokal, Gerakan Rakyat mampu menyampaikan pesan dan tujuan organisasinya secara lebih efektif. Masyarakat tidak hanya menerima bantuan fisik, tetapi juga memahami visi dan misi Gerakan Rakyat, sehingga kehadiran organisasi ini dirasakan secara nyata dan relevan dengan kebutuhan mereka.
Tak kalah penting, kegiatan ini membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung. Interaksi antara relawan dan pengendara menunjukkan bahwa pembagian takjil bisa menjadi media dialog yang hangat, memperkuat hubungan emosional, dan menumbuhkan rasa percaya masyarakat terhadap Gerakan Rakyat.
Melalui aksi sosial yang konsisten, DPD Gerakan Rakyat Kotim berhasil menegaskan komitmennya untuk selalu hadir bersama masyarakat. Kegiatan ini bukan sekadar membantu masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, tetapi juga membangun simpati, menumbuhkan kesadaran sosial, dan memperkuat ikatan antara organisasi dan warga.
“Ke depan, pembagian takjil akan menjadi program tahunan kami. Dengan kegiatan ini, kami ingin masyarakat mengenal Gerakan Rakyat lebih dekat, memahami tujuan kami, dan merasa terlibat dalam setiap langkah positif yang kami lakukan,” tutup Mustofa.
Dengan pendekatan yang humanis dan empatik, DPD Gerakan Rakyat Kotim menunjukkan bahwa aksi kecil seperti pembagian takjil dapat menciptakan dampak sosial yang besar. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa organisasi yang peduli dapat hadir di tengah masyarakat, mendekatkan diri secara nyata, dan membangun masyarakat yang lebih solid, peduli, dan bersinergi.