Berwakaf memiliki sejumlah keutamaan, diantaranya adalah pahala yang terus mengalir bagi yang menunaikannya. Cara membuat kekal sejumlah harta yang Allah SWT titipkan pada kita adalah dengan mewakafkannya, begitulah teladan para sahabat terbaik Rasulullah SAW yang tidak sepi berlomba untuk berwakaf.
Manfaat wakaf bukan hanya pahala bagi yang menunaikannya tapi juga bagi menebarkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan. Maka, saatnya menunaikan wakaf sebagai ibadah terbaik untuk jadi bekal terbaik. Pada zaman kontemporer, wakaf tidak hanya dikenal dalam bentuk aset tidak bergerak, namun juga bisa diwujudkan dalam bentuk tunai atau yang biasa disebut wakaf uang.
Terdapat keutamaan wakaf uang yang di antaranya adalah sebagai berikut :
- Pahala Jariyah
Wakaf adalah amalan dengan pahala yang mengalir abadi dan melalui wakaf uang maka kita melakukan amal jariah dengan uang yang kita miliki. Dan cara ini pun merupakan cara yang lebih mudah. Karena wakaf uang akan terus terjaga nilai kemanfaatannya secara abadi serta nilai pahala yang dihasilkan akan terus diterima bahkan setelah orang yang berwakaf meninggal.
- Dapat Menjangkau Semua Orang
Masyarakat pada umumnya masih memiliki pemikiran bahwa, berwakaf harus melalui barang berharga seperti tanah atau bangunan. Hal ini membuat sedikit orang yang berminat dalam gerakan wakaf, karena persepsi bahwa tanah dan bangunan memiliki nominal yang besar. Melalui model wakaf uang, semua orang dapat terlibat dalam gerakan wakaf uang walaupun dengan nominal yang kecil.
- Dapat Mendorong Kemajuan Ekosistem Keuangan Syariah
Perkembangan wakaf saat ini, model wakaf sudah dihubungkan dengan instrumen keuangan syariah, seperti sukuk atau surat berharga syariah. Contohnya adalah, produk CashWaqfLinked Sukuk (CWLS) yang diinisiasi oleh Kementerian Keuangan dan BWI, yang bekerja sama dengan perbankan syariah dalam penjualan dan penempatan dana CWLS. Inovasi tersebut bisa meningkatkan perputaran uang di industri perbankan syariah, sehingga bisa meningkatkan aset wakaf maupun nilai manfaat untuk mauquf ‘alaih (penerima manfaat wakaf).
- Bermanfaat untuk Pembangunan
Dalam hal pembangunan infrastruktur tentunya membutuhkan sumber dana yang besar. Di sini Institusi dapat mengajak masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan yang bermanfaat untuk umat. Wakaf bisa digunakan sebagai alternatif dalam instrumen fiskal untuk pembangunan. Harta wakaf uang yang dihimpun bisa menjadi permodalan dalam pembangunan dengan mekanisme investasi di Surat Berharga Negara. Surat Berharga Negara tersebut dibeli menggunakan wakaf uang, lalu imbal hasil dari investasi tersebut disalurkan kepada mauquf ‘alaih/penerima manfaat.
- Memproduktifkan Aset Wakaf Terlantar
Potensi wakaf di Indonesia besar. Menurut data Kementerian Agama RI tahun 2021, aset wakaf berupa tanah di Indonesia terdapat di 414.829 lokasi dengan luas 55.259,87 hektar. Namun kebanyakan dari aset wakaf tersebut belum produktif, bahkan sebagiannya terlantar. Untuk bisa memproduktifkan aset tanah wakaf tersebut, diperlukan modal dalam bentuk uang. Peran wakaf uang bisa menjadi solusi untuk pemanfaatan aset wakaf tanah menjadi wakaf produktif yang memberikan profit. Profit dari usaha tersebut, disalurkan kepada mauquf ‘alaih.
Kini wakaf uang semakin mudah dilakukan karena ada begitu banyak lembaga sosial yang menyediakan media digital untuk berwakaf, sehingga wakaf uang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Salah satunya adalah BSI Maslahat sebagai nazhir wakaf yang terdaftar di Badan Wakaf Indonesia memiliki program WUBU (Wakaf Uang Berkah Umat).
Program tersebut memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk berwakaf mulai dengan nominal yang kecil. Dan dari setiap wakaf uang yang dihimpun, akan diinvestasikan di instrumen investasi syariah berupa Surat Berharga Syariah. Nilai manfaat yang didapatkan dari investasi tersebut, akan disalurkan kepada mauquf ‘alaih secara berkala. Dengan wakaf uang berkah umat maka wakaf Anda akan tumbuh meluaskan manfaat, yuk segera salurkan wakaf Anda melalui bsimaslahat.org/wakaf.