INFO
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.
Pendidikan 5 min read April 12, 2025

Perbandingan Daya Tampung ITB dan UI, Mana Lebih Sulit Masuk?

Admin
Admin Author

Mendapatkan tempat di perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Indonesia (UI) menjadi impian banyak calon mahasiswa. Namun, sebelum mencoba mendaftar, penting untuk memahami perbandingan daya tampung ITB dan UI serta bagaimana kedua institusi ini memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa. Artikel ini akan mengulas daya tampung ITB vs UI dan menjawab pertanyaan menarik: mana yang lebih sulit untuk masuk?

Daya tampung adalah salah satu faktor penting yang memengaruhi peluang masuk ke perguruan tinggi. Daya tampung ITB dan UI bervariasi tergantung pada program studi yang ditawarkan. Secara umum, ITB dikenal sebagai salah satu institusi teknik terbaik di Indonesia, sedangkan UI memiliki reputasi yang kuat dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk sosial, humaniora, dan kesehatan.

Pada tahun 2023, daya tampung ITB mencapai sekitar 4.600 mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, dan Ujian Mandiri. Daya tampung ini terbagi ke dalam berbagai program studi, mulai dari Teknik Informatika, Teknik Sipil, hingga Desain Produk. Dalam beberapa tahun terakhir, minat untuk masuk ITB semakin meningkat, membuat persaingan untuk program studi tertentu menjadi sangat ketat.

Sementara itu, daya tampung UI pada tahun yang sama diperkirakan lebih besar dibandingkan dengan ITB, yaitu sekitar 7.000 mahasiswa baru. UI menawarkan beragam program studi, mulai dari Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, hingga Fakultas Kedokteran. Tidak hanya itu, UI juga memiliki jalur penerimaan yang cukup beragam, seperti SNMPTN, SBMPTN, Ujian Mandiri, dan Jalur Prestasi. Fleksibilitas ini memungkinkan banyak calon mahasiswa untuk mencoba berbagai jalur masuk ke UI.

Jika kita membahas daya tampung ITB dan UI, tampak bahwa UI memiliki kapasitas yang lebih besar dalam menerima mahasiswa baru. Namun, jumlah pendaftar untuk masing-masing perguruan tinggi ini juga perlu dipertimbangkan. Setiap tahun, jumlah pendaftar di ITB dan UI terus meningkat pesat. Misalnya, pada tahun 2023, ITB menerima lebih dari 40.000 pendaftar melalui jalur SBMPTN, dengan tingkat persaingan yang sangat ketat, terutama untuk program studi favorit.

Di sisi lain, UI juga menghadapi persaingan yang tidak kalah sengit. Dengan jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 60.000 orang, daya tampung UI menjadi semakin diperhitungkan. Untuk program studi tertentu seperti Fakultas Kedokteran, persentase kelulusan bisa sangat rendah, menjadikannya salah satu program dengan tingkat kesulitan masuk yang tinggi.

Ketika membahas kesulitan untuk masuk, kita juga harus melihat prestasi akademis dan nilai UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) yang diperlukan. Biasanya, nilai yang dibutuhkan untuk masuk ke program studi unggulan di ITB bisa lebih tinggi dibandingkan dengan UI, terutama dalam bidang teknik dan sains. Sementara itu, untuk program studi di UI, meskipun nilai UTBK yang dibutuhkan juga tinggi, masih terdapat variasi yang lebih besar antara program studi satu dengan yang lain.

Dalam hal reputasi dan akreditasi, baik ITB maupun UI memiliki standar yang sangat tinggi. Oleh karena itu, calon mahasiswa harus mempertimbangkan tidak hanya daya tampung ITB dan UI tetapi juga minat dan potensi diri dalam memilih program studi yang tepat. Meskipun daya tampung ITB vs UI menunjukkan ada perbedaan, kesulitan untuk masuk juga dipengaruhi oleh program studi yang dipilih dan profil akademis pendaftar.

Dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia, keputusan untuk melanjutkan ke ITB atau UI bukan hanya didasarkan pada daya tampung, tetapi juga minat dan cita-cita masing-masing individu. Hal ini menciptakan dinamika yang menarik di antara para calon mahasiswa dan keluarganya saat mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih cerah.