Banyak universitas, terutama yang memiliki Jurusan Ilmu Komunikasi, menetapkan esai dan portofolio sebagai salah satu syarat seleksi mandiri. Esai berfungsi untuk mengetahui motivasi dan pemikiran calon mahasiswa, sedangkan portofolio menunjukkan keterampilan serta pengalaman dalam bidang komunikasi.
Jika kamu berencana mendaftar melalui seleksi mandiri, berikut adalah tips penting untuk menulis esai dan portofolio agar peluang diterima semakin besar.
1. Cara Menulis Esai yang Menarik untuk Seleksi Mandiri Ilmu Komunikasi
Esai seleksi mandiri biasanya berupa personal statement yang menjelaskan alasan memilih Jurusan Ilmu Komunikasi, pengalaman yang relevan, serta rencana masa depan. Berikut beberapa tips menulis esai yang kuat dan meyakinkan:
Gunakan Struktur yang Jelas, Paragraf 1 (Pembuka): Perkenalkan diri dan alasan memilih Ilmu Komunikasi, Paragraf 2–3 (Isi): Ceritakan pengalaman yang relevan, misalnya pernah aktif di organisasi, membuat konten digital, atau menulis artikel, Paragraf 4 (Penutup): Tulis rencana masa depan dan kontribusi yang ingin diberikan di kampus.
Gunakan Gaya Bahasa yang Menarik dan Jelas, Hindari kalimat yang bertele-tele dan tidak langsung ke inti, Gunakan bahasa yang komunikatif, formal, namun tetap menggambarkan kepribadian kamu.
Berikan Contoh Konkret, Jika kamu mengatakan memiliki minat dalam jurnalistik, berikan contoh pengalaman seperti pernah menulis di media sekolah atau membuat blog pribadi.
Tunjukkan Keunikan Diri, Ceritakan apa yang membedakan kamu dari kandidat lain, misalnya ketertarikan terhadap media sosial, public speaking, atau storytelling.
Edit dan Koreksi Sebelum Dikirim, Pastikan tidak ada kesalahan ejaan dan tata bahasa agar esai terlihat profesional.
2. Cara Menyusun Portofolio untuk Jurusan Ilmu Komunikasi
Portofolio adalah bukti nyata dari keterampilan dan pengalamanmu dalam dunia komunikasi. Tidak semua kampus mewajibkan portofolio, tetapi jika ada syarat ini, pastikan portofoliomu menarik dan relevan.
Berikut langkah-langkah menyusun portofolio untuk seleksi Jurusan Ilmu Komunikasi:
Pilih Karya yang Berkaitan dengan Ilmu Komunikasi, Artikel atau tulisan opini di blog, media kampus, atau platform digital, Konten media sosial (desain feed Instagram, TikTok edukatif, atau strategi branding online), Video atau podcast yang menunjukkan kemampuan berbicara di depan kamera/mikrofon, Desain poster, infografis, atau kampanye digital.
Susun Portofolio Secara Profesional, Gunakan format PDF atau website (jika memungkinkan), Tambahkan deskripsi singkat di setiap karya untuk menjelaskan konsep dan peran kamu dalam proyek tersebut.
Tampilkan Portofolio dengan Visual yang Menari, Jika dalam bentuk dokumen, gunakan desain yang rapi dan tidak berlebihan, Jika dalam bentuk video atau media interaktif, pastikan kualitasnya baik dan mudah diakses.
3. Kesalahan yang Harus Dihindari dalam Esai dan Portofolio
Menulis Esai Terlalu Umum, Hindari klise seperti “Saya ingin masuk Ilmu Komunikasi karena suka berbicara” tanpa memberikan contoh nyata.
Portofolio Tidak Relevan, Jangan memasukkan karya yang tidak berhubungan dengan komunikasi, misalnya sertifikat lomba matematika kecuali memiliki keterkaitan dengan bidang komunikasi.
Terlalu Banyak atau Terlalu Sedikit Konten, Idealnya, esai sepanjang 500–700 kata, sedangkan portofolio berisi 3–5 karya terbaik.
4. Contoh Esai Singkat untuk Seleksi Mandiri Ilmu Komunikasi
Judul: Menyampaikan Cerita, Mengubah Dunia
Sejak kecil, saya selalu tertarik dengan bagaimana cerita dapat menginspirasi orang lain. Saat duduk di bangku SMA, saya aktif menulis di majalah sekolah dan membuat konten edukatif di media sosial. Pengalaman ini membuat saya sadar bahwa komunikasi bukan hanya soal berbicara, tetapi juga tentang bagaimana menyampaikan pesan dengan efektif.
Saya memilih Jurusan Ilmu Komunikasi karena ingin mendalami strategi komunikasi di era digital. Saya percaya bahwa keterampilan komunikasi yang kuat dapat membawa perubahan, baik dalam industri media, pemasaran, maupun advokasi sosial.
Di masa depan, saya ingin menjadi seorang spesialis komunikasi yang mampu menyampaikan informasi secara jelas dan berdampak. Saya yakin bahwa universitas ini adalah tempat terbaik bagi saya untuk belajar dan berkembang di bidang komunikasi.
Esai dan portofolio adalah bagian penting dalam seleksi mandiri Jurusan Ilmu Komunikasi. Dengan menulis esai yang menarik, menyusun portofolio yang relevan, dan menghindari kesalahan umum, peluang diterima akan semakin besar. Jika ingin latihan seleksi, coba ikuti tryout di tryout.id agar lebih siap menghadapi tes masuk.