Tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan salah satu ujian yang paling banyak digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris bagi non-penutur asli di seluruh dunia. Ada beberapa jenis tes TOEFL yang sering digunakan, seperti TOEFL ITP, PBT, IBT, dan CBT. Artikel ini akan membahas perbandingan dari berbagai jenis-jenis tes TOEFL tersebut, terutama TOEFL ITP vs IBT, agar Anda bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.
Toefl ITP (Institutional Testing Program) merupakan tes yang sering diadakan oleh lembaga pendidikan untuk menilai kemampuan bahasa Inggris siswa dalam konteks akademik. Tes ini umumnya terdiri dari bagian Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension. Skor maksimum yang dapat dicapai di tes ini adalah 677, dan hasilnya biasanya digunakan sebagai syarat kelulusan atau untuk memenuhi persyaratan program studi tertentu dalam institusi pendidikan.
Sementara itu, TOEFL IBT (Internet-Based Test) adalah versi modern dari tes TOEFL yang dirancang untuk menilai kemampuan bahasa Inggris secara komprehensif. Berbeda dengan TOEFL ITP, TOEFL IBT mencakup empat bagian: Listening, Reading, Speaking, dan Writing. Fokus dari tes ini adalah kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris di lingkungan akademik. Skor maksimum yang dapat dicapai adalah 120. Trek ini lebih umum diterima di universitas-universitas di seluruh dunia, terutama di negara-negara berbahasa Inggris.
Perbedaan mencolok antara TOEFL ITP dan IBT terletak pada format dan metode pengujian. TOEFL ITP adalah tes paper-based yang tidak memerlukan akses internet, sementara TOEFL IBT adalah tes berbasis internet. Oleh karena itu, persiapan untuk TOEFL IBT memerlukan keterampilan lebih dalam aspek berbicara, yang tidak ada pada TOEFL ITP.
Sementara itu, tes PBT (Paper-Based Test) adalah bentuk lama dari tes TOEFL yang sekarang semakin jarang digunakan. Tes ini juga tersedia dalam format tertulis, dan biasanya mencakup bagian Listening, Structure, dan Reading. Namun, metode ini sudah mulai ditinggalkan seiring dengan meningkatnya penggunaan tes berbasis internet seperti TOEFL IBT dan sistem CBT (Computer-Based Test).
Untuk CBT, ini merupakan transisi dari tes PBT ke tes berbasis komputer. Namun, CBT kini juga sudah mulai tidak banyak digunakan karena keberadaan TOEFL IBT yang lebih bersifat interaktif dan mencakup lebih banyak aspek pengujian.
Jika Anda mencari platform yang dapat membantu Anda berlatih untuk menghadapi berbagai jenis-jenis tes TOEFL, tryout.id adalah salah satu rekomendasi terbaik. Platform ini menawarkan berbagai simulasi tes dan latihan soal lengkap yang bisa membantu pemahaman Anda tentang format tes, baik itu TOEFL ITP maupun IBT. Dengan tryout.id, Anda bisa berlatih sesuai kebutuhan dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda secara efektif.
Dalam mempersiapkan ujian TOEFL, penting untuk memahami perbedaan antara TOEFL ITP dan IBT, serta jenis-jenis tes TOEFL lainnya. Setiap jenis tes memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan pilihan Anda akan bergantung pada tujuan akademik dan profesional Anda.
Seiring dengan perkembangan teknologi, metode pengujian juga terus berubah, sehingga penting untuk memilih jenis tes yang paling cocok bagi kebutuhan Anda. Karakteristik khusus dari setiap tes memberikan wawasan tentang bagaimana Anda bisa bersaing dalam dunia pendidikan atau karier internasional. Di sinilah pentingnya melakukan persiapan yang baik dan memanfaatkan platform pembelajaran seperti tryout.id agar siap menghadapi tantangan dalam ujian TOEFL.