INFO
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.
Gaya Hidup 5 min read Juli 04, 2024

Wow! Inilah sosok Anita Jacoba Gah, Anggota DPR yang Marahi Menteri Nadiem

Admin
Admin Author

Anita Jacoba Gah, Anggota DPR dari Fraksi PPP, menjadi sorotan publik setelah mengkritik Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek), Nadiem Makarim, dalam rapat DPR pada hari Senin, 21 Februari 2022.

Rapat DPR tersebut digelar untuk membahas program pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang diimplementasikan oleh Kementerian Mendikbud-Ristek selama pandemi Covid-19. Anita Jacoba Gah yang dikenal sebagai politisi tegas dan vokal, secara terbuka menegur Menteri Nadiem terkait kebijakan dan strategi yang dianggapnya belum optimal dalam mendorong keberhasilan PJJ. 

Anita Jacoba Gah, Anggota DPR Fraksi PPP yang juga merupakan anggota Komisi X DPR yang membidangi pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan, menyoroti berbagai kendala yang dihadapi siswa, guru, dan orang tua dalam pelaksanaan PJJ. Beliau menilai bahwa kualitas pembelajaran jarak jauh yang diselenggarakan oleh Kementerian Mendikbud-Ristek belum memberikan hasil yang memuaskan.

Dengan nada tajam, Anita Jacoba Gah mempertanyakan strategi Menteri Nadiem dalam menangani PJJ, serta mengkritik kurangnya pengawasan atas konten-konten pembelajaran yang disediakan dalam platform pembelajaran daring yang dijalankan oleh Kementerian. "Perkembangan ilmu pengetahuan hanya bisa dicapai dengan guru yang baik. Pemerintah harus mendukung, bukan meminimalisir, peran guru dalam proses pendidikan," ujar Anita Jacoba Gah tegas dalam rapat tersebut.

Kritik Anita Jacoba Gah terhadap Menteri Nadiem Makarim juga disambut respons dari beberapa anggota DPR lainnya, yang juga turut memberikan penilaian terhadap kebijakan PJJ Kendati begitu, ada juga anggota DPR lain yang menganggap Anita Jacoba Gah terlalu keras dalam kritiknya terhadap Menteri Nadiem.

Sebagai seorang anggota DPR yang aktif dan vokal, Anita Jacoba Gah telah mencuat beberapa kali dalam memberikan pandangan kritisnya terkait kebijakan pemerintah, terutama dalam bidang pendidikan. Kiprahnya dalam pembahasan program-program pendidikan membuatnya dikenal sebagai salah satu penggiat dunia pendidikan yang vokal dan kritis.

Tindakan Anita Jacoba Gah dalam mengkritik kebijakan Menteri Nadiem Makarim ini memberikan gambaran bahwa sejumlah anggota DPR benar-benar memperhatikan dan memperjuangkan keberhasilan program-program pemerintah, terutama yang menyangkut pendidikan. Kehadiran sosok-sosok seperti Anita Jacoba Gah yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kualitas pendidikan di tanah air diharapkan mampu memicu perbaikan dan pembenahan dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan di Indonesia.

Melalui pandangan dan kritiknya, Anita Jacoba Gah berhasil mempertajam pembahasan terkait PJJ dan peran pemerintah dalam menangani masalah pendidikan di tengah pandemi. Diharapkan peran aktif anggota DPR seperti Anita Jacoba Gah dapat memberikan kontribusi positif dalam perbaikan sistem pendidikan di Indonesia.

Dengan keberaniannya mengkritik Menteri Nadiem Makarim, Anita Jacoba Gah telah membuktikan bahwa sebagai anggota DPR, beliau memiliki tanggung jawab untuk mengawal kebijakan pemerintah, terutama dalam hal yang berkaitan dengan pendidikan. Aksi tegasnya mencerminkan kepedulian dan komitmennya untuk terus memperjuangkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Sebagai anggota DPR yang vokal, Anita Jacoba Gah terus melakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah, terutama yang berdampak langsung pada sektor pendidikan. Kritik konstruktif yang disampaikannya diharapkan bisa menjadi pembelajaran bagi pemerintah untuk terus melakukan pembenahan demi mencapai pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.

Dengan demikian, kepedulian Anita Jacoba Gah terhadap pembelajaran jarak jauh yang lebih berkualitas diharapkan dapat memotivasi pemerintah dan masyarakat untuk terus bekerja sama dalam menciptakan solusi pendidikan yang lebih baik, terutama dalam situasi sulit seperti pandemi Covid-19 yang sedang dihadapi saat ini.